Softly As I Leave You… Long before you miss me.. http://www.myspace.com/michaelbuble/music/songs/softly-as-i-leave-you-8793369
(via curlytweets)
Softly As I Leave You… Long before you miss me.. http://www.myspace.com/michaelbuble/music/songs/softly-as-i-leave-you-8793369
(via curlytweets)
And the days are not full enough
And the nights are not full enough
And life slips by like a field mouse
Not shaking the grass
- Ezra Pound
Illustration by Jacob van Loon
(via showslow)
You ask me to write down the word love
I didn’t know the first letter nor the rest
I took the entire alphabet upside down
But graves merely fraud words
Don’t ask me to write down love anymore
These letters of mine isn’t enough
Do not even suffice for your name
Because love is you
Whom I can not sight
Except in my heart beat
Kau minta aku menulis cinta
Aku tak tahu huruf apa yang pertama dan seterusnya
Ku bolak-balik seluruh abjad
Kata-kata cacat yang kudapat
Janganlah lagi minta aku menulis cinta
Huruf-huruf ku tak tahu
Bahkan tak cukup untuk namamu
Sebab cinta adalah kau
Yang tak mampu kusebut
Kecuali dengan denyut
Janganlah lagi minta aku menulis cinta
Huruf-huruf ku tak tahu
Bahkan tak cukup untuk namamu
Sebab cinta adalah kau
Yang tak mampu kusebut
Kecuali dengan denyut
Musikalisasi Puisi “Menulis Cinta”
Puisi: Sitok Srengenge
Vokal: Ubiet
Komposer: Dian HP
Video: HelloCilik
Saya membacanya, sekilas.
saya temukan dalam blog milik @nathanaelmu.
Ia menuliskan puisi, yang entah hasil tulisannya sendiri atau tulisan yang ia temukan saat ia melakukan pertapaan.
Tuhan Ada Di Sini
Tuhan ada disini
Di hati
Di pikiran
Di setiap nafas
Di setiap kataTuhan tidak jauh
Ia dekat
Ada disebelahmu
Di depanmu
Di belakangmu
Ia tidak sanggup jauh dari kamuTuhan mencintaimu
Dengan segala yang Ia punya
Dengan semua cinta dalam diri-Nya
Seolah-olah hanya ada kamu dalam hati-NyaIa tidak segan menjadi kecil
Hanya untuk bisa bersama kamu
Tidak segan jadi manusia
Agar sama seperti kamuDari semua hal yang dapat Ia lakukan untuk kebaikanmu
Ia memilih yang tersulit
Cinta sehabis-habisnya
Cinta sampai matiDari semua tempat di alam raya
Ia memilih tempat terkecil untuk tinggal
HatimuTuhan adalah cinta
Ia rindu kamu menyadari
Ia ada disiniPertapaan Santa Maria, Rawaseneng
11-14 Juli 2011
Sungguh, tanpa harus merujuk Tuhan yang ia sembah, yang saya sembah, yang mereka sembah - hati saya bergetar, tetiba merasa ada sesuatu yang besar di dalamnya, terasa mendesak, memenuhi ruang hingga terasa sesak.
Sungguh, sampai hari ini, saya diam-diam meyakini bahwa Tuhan yang kusembah, kupuja, kupercaya, adalah Tuhan yang sama, hanya ritual yang membedakan. Setelah membaca ini, aku yakin, setiap Tuhan yang sama-sama kita yakini secara tulus, ada di dekat masing-masing pemujanya, setiap semesta ciptaannya yang menyebabkan kata Tuhan mahabesar, mahaesa, maha segalanya muncul menemani keseharian kita. Selebihnya, Tuhan selalu ada, untuk setiap perjalanan aku, kamu, dan kita semua - ciptaan-Nya :)
Dia meninggalkan rumah. Mengepak semua mimpinya agar tak ada yang tertinggal.
Dia meninggalkan rumah. Mengerat sedikit kenangan kamarnya, untuk ia bawa.
Dia meninggalkan rumah. Dengan sadar, karena ia ingin berdamai dengan hatinya yang kacau.
Dia meninggalkan rumah. Berjalan. Menelusuri tapak demi tapak jalanan. Sendirian.
inspired by: She’s Leaving Home – Brad Mehldau
Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa
Pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
Apakah kau masih sambut dahulu memintaku minum susu
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
Lembah bandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri melihat hutan” yg menjadi suram
Meresapi belaian angin yg menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudepak, kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakau kau masih akan berkata
Kudengar dekap jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta
Jangan takut untuk berkesah
Kalau perlu, ucapkan ribuan serapah
aku tak akan marah
kalau pun ingin, aku akan meredamnya
karena kamu kakakku, yang seribu kali lebih sabar dari ibuku sendiri
karena kamu kakakku, yang selalu khawatirkan aku
karena kamu kakakku dan aku sayang padamu
dedicated to my old sister, Susy Wijayanti
Surabaya, 9 Agustus 2012
Tak ada rencana
hanya terlintas begitu saja
nama dan gambarnya
terlintas begitu saja
tidak ada rasa
hanya kenangan yang sedikit menganga
Ngagel, 25 Juli 2012
terima kasih untuk kesempatan belajar bersama tentang konsep memperbaiki diri
terima kasih untuk kesempatan merasakan roman serta picisan masa muda
sebagai mahasiswa sastra
mengesankan
kini, sudah ada tangan lain yang menggamit mesra lenganmu
kini, aku pun dengan penuh kasih menggelayut pundak seseorang yang lain
melihatmu bahagia, aku turut merasakannya
Ngagel, 25 Juli 2012
Rasanya
rasanya begitu sering aku bercerita
bercerita tentang rasa hampa ketika merindukannya
bercerita betapa telapak tanganku penuh hasrat ingin memeluknya
bercerita betapa aku rela menunggunya pulang dari gereja
hingga akhirnya aku lelah
merasa lelah, mungkin juga jengah
aku lakukan banyak hal untuk mengempiskan tubuh gemuknya dari ruang pikirku yang sempit itusudah..
pergi saja yang jauh
pergilah
aku di sini
sepertinya masih sanggup menunggumupergi saja
jangan cepat kembali
agar aku dapat memberimu kesempatan merasakan rindu yang hebat terhadapku..pergi
kalau suatu hari nanti kau benar benar merasa rindu padaku
kirimkan saja aku surat lewat merpati tua, rasanya pasti berbeda
rasa yang berbeda daripada puluhan sms, ribuan chatting, ataupun telepon berjam-jam yang mampu menunda pekerjaan kita, sayangtulislah
kalau kamu sedang benar-benar rindu padaku
tulislah
jangan ragu, kalau rindu sudah terasa diujung kepalamutapi, hentikan gerakan penamu kalau rindumu belum menggebu
atau aku tak mau baca suratmusayang,
ini suratku, yang kukirim beserta rinduku
duduklah
diam dan baca pelan-pelan..
Ariyani,
23 September 2010, Sagan GK 809 B
#oldposting
(via curlytweets)
Menenggak Luka
Kala itu aku masih menyesap kopi bersamamu
tengah malam di tengah tahun
Kini, kopi itu aku teguk seorang diri
aku tenggak habis bersama kenangan-kenanganmu yang pernah tercipta
meskipun yang tertinggal hanyalah luka
(via curlytweets)
Terima kasih, Tuhan.
Engkau pertemukan kami melalui cara yang tak terduga
Engkau ajarkan kami cara mencintai perbedaan
Semoga selalu ada jawaban untuk setiap doa yang kulantunkan untuk aku, dia, dan mereka yang aku pinta dari-Mu
Ini hambamu yang kecil dan tidak mudah percaya terhadap setiap doktrin tentang-Mu
Ini hambamu yang kadang sesuka hati menyembahmu, tapi selalu jujur memujamu
Ini hambamu mengantarkan doa
Terima kasih, Tuhan.
Terima kasih, Tuhan.